+62-812-87971-665
·
[email protected]
·
Senin-Jum'at 09:00-17:00
Konsultasi
+62-812-87971-665
·
[email protected]
·
Senin-Jum'at 09:00-17:00
Konsultasi
Ilustrasi putusan pengadilan

Gugatan Sederhana yang berkaitan ketentuan umum dan pendaftarannya

Tata cara menyelesaikan gugatan sederhana ini awalnya menggunakan Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2015. Kemudian tata caranya diubah dengan berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia dengan Nomor 4 Tahun 2019. Gugatan sederhana ini adalah penyelesaian yang melalui pemeriksaan di persidangan dan berhubungan dengan gugatan perdata. Hal yang dipermasalahkan dalam gugatan tersebut paling tidak harus memiliki nilai sebesar Rp 500.000.000 dan terdapat beberapa pembuktian yang sederhana sifatnya. Proses penyelesaian masalah ini paling maksimal selama 25 tahun sejak diberlakukan siding pertama. Ada beberapa pengecualian yang tidak akan masuk kategori gugatan ini, sehingga pihak penggugat perlu memahami dahulu. Semua informasi yang berhubungan dengan gugatan ini bisa Anda simak berikut.

Pengecualian Perkara Gugatan Sederhana

Setiap perkara yang diselesaikan melalui jalur pengadilan khusus dan ada dalam peraturan perundang-undangan maupun perkara yang berhubungan dengan sengketa hak tanah. Ada sejumlah ketentuan yang berlaku bagi pihak gugatan sederhana:

  • Ada pihak yang berupa penggugat dan tergugat yang jumlahnya tidak boleh lebih dari stau orang, kecuali sama-sama terlibat dalam kepentingan hukum tersebut.
  • Tergugat tidak diketahui dimana tempat tinggalnya, sehingga gugatan ini tidak akan bisa diajukan.
  • Penggugat maupun tergugat sama-sama berada di kawasan daerah pengadilan yang sama.
  • Penggugat dan bagian yang digugat peru menghadiri persidangan langsung tanpa perlu adanya pendampingan oleh pihak kuasa.

Prosedur Pendaftaran

Pertama-tama, bagian penggugat akan mendaftarkan gugatan melalui website khusus beralamatkan ecourt.mahkamahagung.go.id. Setelah memasukkan pendaftaran dan data yang diminta di sana, maka bagian penggugat ini perlu meminta bantuan ke bagian pojok ecourt yang ada di PTSP Pengadilan Negeri di kotanya. Jika berdomisili di Surabaya, maka bisa meminta bantuan ke Area PTSP Pengadilan Negeri Surabaya.

Selanjutnya, hal ini akan mencantumkan berbagai macam keterangan berupa: identitas penggugat maupun tergugat, penjelasan singkat mengenai perkara yang hendak diajukan dalam peradilan, dan juga tuntutan penggugat. Kemudian bagian penggugat perlu memberikan laporan bukti terhadap surat yang telah dilegalisasi ketika mendaftarkan secara online di bagian pendaftaran gugatan sederhana. Seluruh hal yang berhubungan dengan gugatan sederhana ada dalam Peraturan Mahkamah Agung RI Nomor 4 Tahun 2019. Peraturan ini dalam fungsinya menggantikan peraturan sebelumnya yang berhubungan dengan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 2 Tahun 2015. Setiap penggugat perlu membaca secara seksama mengenai peraturan ini.

Leave a Reply