+62-812-87971-665
·
[email protected]
·
Senin-Jum'at 09:00-17:00
Konsultasi
+62-812-87971-665
·
[email protected]
·
Senin-Jum'at 09:00-17:00
Konsultasi

Teori kedaulatan rakyat di Indonesia dan menurut tokoh

Indonesia merupakan negara yang menganut paham kedaulatan rakyat. Maksud dari kedaulatan rakyat adalah suatu sistem yang menjadikan kekuasaan tertinggi ada di tangan rakyat. Hal tersebut membuat rakyat jadi memiliki kesempatan dalam mengatur keperluan dan juga posisi pejabat yang bertugas dalam melayani publik. Bisa dikatakan seluruh pejabat tersebut yang nantinya menjadi representative akan dipercaya rakyat untuk melakukan pengaturan terhadap keberlangsungan pembangunan negara. Kedaultan tertinggi ini yang dilakukan oleh rakyat membuat munculnya teori kedaulatan rakyat.

Makna Sesungguhnya dari Kedaulatan Rakyat

Jika Anda ingin memahami teori ini lebih lanjut, maka penting untuk memulainya dari membaca Pasal 1 ayat 2 yang tecantum dalam UUD 1945. Di dalamnya menegaskan tentang kedaulatan ada di tangan rakyat dan pelaksanaannya ada didalam UUD. Proses perwujudan dari kedaulatan rakyat ini bisa disebut dengan demokrasi yang perlu dilakukan secara efektif.

Ketika dalam proses menjalankannya, masyarakat akan memberikan aspirasi rakyat melalui lembawa negara dan juga seluruh wakilnya. Sedangkan dalam teori kedaulatan menurut Encyclopaedia Britannica tahun 2015 menjelaskan bahwa teori ini akan menjelaskan tentang adanya kekuasaan yang berada di tangan rakyat. Teori tersebut juga bertindak sebagai usaha untuk mengimbangi kekuasaan raja yang tunggal maupun pemimpin agama.

Teori yang menjelaskan tentang hal ini pertama kali dicetuskan oleh Yunani. Di masa pencetusan demokrasi tersebut dijelaskan bahwa demos berarti rakyat dan kratein artinya memerintah dan kratos adalah pemerintah. Dengan begitu demokrasi akan menjelaskan tentang pemerintahan rakyat yang melibatkan pemerintahan dari rakyat, untuk rakyat, dan oleh rakyat.

Indonesia Menganut Kedaulatan Rakyat

Sudah diumumkan sejak lahirnya UUD 1945, bahwa negara kita ini menerapkan sistem demokrasi dalam menyelenggarakan pemerintahannnya. Hal ini bisa dilihat juga dari Pancasila, tepatnya sila ke-5 yang menjelaskan tentang kerakyatan yang dipimpin oleh himah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Di dalam UUD 1945 juga sudah dijelaskan demikian. Hal tersebut juga terdapat di dalam pembukaan UUD 1945. Dengan berdirinya Indonesia, maka sistem yang digunakan sejak jaman dahulu adalah demokrasi.

Beberapa Tokoh yang Berhubungan dengan Teori Ini

Di sini akan dijelaskan secara singkat mengenai beberapa tokoh yang berhubungan dengan teori kedaulatan rakyat. Contohnya adalah Setyo Nugroho, Harold J. Laski, dan J.J Rousseau. Ketiganya berasal dari negara yang berbeda dan menjelaskan tentang teori kedaulatan ini. Ketiga tokoh tersebut menitik beratkan teori kedaulatan rakyat dengan kekuasaan tertinggi negra ada di tangan rakyat.

Leave a Reply